Isi Rekening Nathalie Seusai Ceraikan Sule Diduga Bakal 'Bengkak' Imbas Adzam, Eko Patrio Beber Ini


Setelah menggugat cerai komedian  Sule,  Nathalie Holscher mulai menata hidup baru bersama anaknya,  Adzam Adriansyah Sutisna.

Ibu sambung  Rizky Febian dan  Putri Delina itu kini malah cabut dari manajemen  Sule dan bergabung dengan Ekomando Management Artis ampuan  Eko Patrio, sejak Senin (25/7/2022).

Setelah bergabung dengan manajemen baru, sepertinya, isi rekening  Nathalie Holscher bakal 'membengkak'.

Penyebabnya, sejumlah pekerjaan menanti Nathalie.

Bahkan, Adzam juga akan memberi sumbangsih untuk mengisi rekening Nathalie.

Diketahui, rumah tangga  Sule dan  Nathalie Holscher sedang di ujung tanduk, dan ternyata juga berimbas juga keluar dari agensi PK Management milik  Sule.

Kini,  Nathalie Holscher pasca keluar dari manajemen  Sule, ia bergabung dengan Ekomando Management Artis ampuan  Eko Patrio.

Saat ditemui di Cipinang, Jakarta Timur, dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, diungkaplah alasan  Nathalie Holscher pindah asuhan.

Ternyata di bawah agensi lama,  Nathalie Holscher tidak terikat kontrak, hanya dibantu sana-sini.

"Alasan keluar dari manejemen yang lama, karena manajemen lama enggak ada kontrak sama sekali, cuma dibantu-bantu," tutur Nathalie.

Tak sendirian, Nathalie mengajak anaknya, Adzam Ardiansyah Sutisna dan sang adik.

Terkait itu,  Eko Patrio mengungkapkan Nathalie bergabung ke agensinya karena posisinya yang kini jadi tulang punggung keluarga.

Disamping itu, sudah ada komunikasi antara  Nathalie Holscher dan orang-orang di balik layar Ekomando Management Artist.

Lebih tepatnya,  Eko Patrio sudah mengenal  Nathalie Holscher sejak masih kecil.

Selain itu, nenek  Nathalie Holscher juga mengenal akrab  Eko Patrio.

"Saya bagaimana caranya mensupport dia jadi lebih baik lagi, sebelum-sebelumnya Nathalie adalah tulang punggung keluarga. Ada adiknya lalu sekarang punya anak juga ya," ujar  Eko Patrio.

"Jadi Nathalie bukan orang baru di ekomando, memang udah lama banget, jadi sekarang buat temen-temen semuanya kalo mau ketemu Nathalie orangnya mudah banget," lanjutnya.

Itulah alasan Nathalie menganggap  Eko Patrio selayaknya saudara sendiri.

"Karena udah percaya, udah nganggep keluarga juga," kata Nathalie.

Mengenai akan ada proyek yang dikerjakan  Nathalie Holscher ke depan,  Eko Patrio tak mau menjelaskan rinci.

Menurut dia, lebih penting untuk membuat Nathalie nyaman dulu di tempat barunya sambil manajemennya mendukung sang artis.

"Kalau project apa aja ya, di sini pokoknya Nathalie dibuat nyaman dulu. Kebetulan juga saya bukan support Nathalie aja tapi adiknya juga kita supportnya, suaranya bagus banget," ungkap Eko.

"Nanti ke depannya kita akan lakukan yang terbaik buat Nathalie. Yang penting poinnya satu sih buat saya, ini paling penting banget, Nathalie dia harus bekerja keras agar apa, pasti kan karna dia udah punya beban gitu ya, punya anak, adik-adiknya," lanjutnya.

Meski demikian, baru saja bergabung,  Nathalie Holscher sudah kebanjiran proyek besar.

Dikatakan  Eko Patrio,  Nathalie Holscher sudah dihubungi salah seorang pencipta lagu ternama yang pernah dinyanyikan oleh Krisdayanti.

"Baru masuk ini udah ada pencipta yang mau ngasih lagu. Dan lagunya terkenal banget dinyanyiin Krisdayanti," jelas  Eko Patrio.

Pada kesempatan itu,  Eko Patrio menasihati  Nathalie Holscher agar bekerja keras mengingat posisi sekarang yang kini tulang punggung bagi anak dan keluarganya.

Tak hanya  Nathalie Holscher, Adzam pun sudah banyak yang menawari untuk iklan produk hingga endorse.

Mengetahui bakat itu,  Eko Patrio meminta agar  Nathalie Holscher yang bekerja dengan sepenuhnya, agar Adzam tidak terganggu dan tumbuh sesuai anak seumurannya.

"Kita yang urusin administrasi dan segala mecem. Kamu udah deh kerja aja. Tapi yang penting banget adalah bagaimana caranya Adzam tidak terganggu. Biarkan dia jadi anak yang sebagaimana adanya, yang penting emaknya kerja," simpul Eko Patrio sambil menepuk bahu Nathalie.

Agar Menjadi "Single Parent" yang Kuat, Persiapkan Ini

Orangtua tunggal atau single parent mengemban tanggung jawab yang berat karena harus berperan sebagai ibu atau ayah sekaligus. Meski begitu, hal ini bukan hal yang mustahil.

Dengan pertimbangan yang matang dan keyakinan mental, setiap rintangan tentu akan bisa dilalui. Ketahui fakta-fakta peran single parent berikut ini agar kita bisa bersiap menjalaninya.

1. Bukan hanya mengurus sesuatu seorang diri

Beberapa orang berasumsi menjadi orangtua tunggal hampir sama seperti jenis pengasuhan lain. Namun, peran ini tidak sesederhana mengurus segala sesuatu seorang diri. Seringkali ibu tunggal tidak punya waktu lagi untuk diri sendiri.

Ketika orang yang sudah menikah mengeluh pasangannya sulit dihubungi atau terlalu sibuk bekerja, ada kalanya orang membandingkan dirinya dengan orangtua tunggal.

Namun, menurut seorang single mom, Vicky Charles, itu tidak sama.

"Saat Anda punya pasangan, meskipun ia hanya di rumah pada akhir pekan atau bekerja di jam yang tidak wajar, ia akan ada untuk Anda suatu saat. Penghasilannya juga berkontribusi bagi rumah tangga Anda," tuturnya.

2. Single parent bangkit untuk jadi yang terbaik

Tentu saja peran orangtua tunggal penuh suka dan duka, dan itu akan sangat terasa jika kita mengalaminya. Namun, ada banyak orangtua tunggal di luar sana yang berhasil melalui tantangan ini. Kuncinya adalah bangkit dari kesalahan dan belajar menjadi yang terbaik, khususnya untuk anak.

Memiliki dukungan sosial, entah sahabat, keluarga, atau pun komunitas sesama orangtua tunggal, sedikit banyak akan membantu di saat kita merasa kelelahan.

3. Kesuksesan dan kegagalan di tangan kita sepenuhnya

Bagian tersulit menjadi single parent adalah tekanan untuk mengasuh anak dengan benar. Ketika ada yang tidak beres, Anda mungkin akan menyalahkan diri sendiri. Namun jangan berlarut-larut dalam rasa bersalah, segeralah bangkit.

Menjadi orangtua tunggal mungkin membuat kita khawatir dan mudah untuk merasa insecure atau tidak aman membayangkan bagaimana kemampuan kita dalam menangani segala sesuatu sendiri.

4. Anak mandiri karena keadaan

Menurut Amber yang merupakan ibu dari dua anak, menjadi ibu tunggal akan membuat anak lebih mandiri.

"Kedua anak saya sadar saya adalah pengasuh utama, dan tidak mungkin bagi saya memberikan perhatian penuh kepada mereka. Mereka menyadari hal ini menyebabkan mereka berdua jauh lebih mandiri," ucap Amber.

5. Single parent adalah pilihan

Emma Johnson, penulis buku "The Kickass Single Mom: Be Financially Independent, Discover Your Sexiest Self, and Raise Fabulous, Happy Children" menyebut, single parent tidak selalu buruk bahkan bisa menjadi pilihan.

"Terlepas dari ketakutan dan stres yang muncul karena Anda menjadi single parent, pada akhirnya Anda menyadari single parent tanpa pasangan romantis jauh lebih cocok bagi Anda."

"Saya punya kewenangan menjalankan rumah tangga sebagai satu-satunya orang dewasa, tidak ada perdebatan mengenai dekorasi, pekerjaan rumah, mengasuh anak, dan seks, ini menjadi kejutan luar biasa," sebutnya.

6. Hak asuh bersama

Hak asuh anak bersama bisa diterapkan, di mana orangtua membagi waktu dengan mantan pasangan untuk bersama-sama mengurus anak. Hal ini juga penting karena anak tetap membutuhkan figur ayah dalam hidupnya.

Pada awalnya mungkin tidak mudah untuk menjalin komunikasi lagi dengan mantan, tetapi lakukan secara bertahap, demi perkembangan anak.

7. Sulit membuat keputusan

Bagi sebagian orang, memulai hidup baru tanpa pasangan bisa terasa melegakan. Namun beda halnya bagi orang-orang yang kehilangan pasangannya karena meninggal dunia.

Sebagian orang akan sulit membuat keputusan besar, misalnya soal pindah pekerjaan ke kota lain dan memboyong anak-anak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel