Semua ASET Disita, Nasib Karyawan Doni Salmanan Hancur, Team Suami Dinan Fajrina Kehilangan Pekerjaan!


Setelah Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka semua aset kekayaannya harus disita. 

Semua orang yang dekat dengannya terkena imbas dari perbuatan yang dilakukan oleh suami Dinan Fajrinan.

Mereka juga harus merasakan barang pemberian dari Doni Salmanan ikut disita oleh pihak kepolisian.

Kini setelah Doni Salmanan tidak memiliki harta apapun dan harus mendekam selama 20 tahun dipenjara, karyawan yang bekerja dengannya harus menerima kenyataan karena tidak memiliki pekerjaan lagi. 

Hal ini diketahui dari postingan salah satu akun gosip @rumpi_gosip, Rabu (16/3/2022). 

Dalam postingan tersebut terlihat para karyawan Doni Salmanan sedang berkumpul. 

Mereka berkumpul sembari mengobrol dan melakukan aktifitas masing-masing tak terlihat sedikit pun raut wajah yang sedih dari mereka. 

Postingan tersebut diberi tulisan yang bertuliskan bahwa mereka tidak sedih kehilangan uang. 

Tetapi mereka sangat sedih lantaran saat ini kehilangan pekerjaan. 

"Sedih itu bukan saat kehilangan uang tapi kehilangan pekerjaan. R.I.P Doni Salmanan," tulis seseorang pada postingan tersebut.


Sontak saja postingan tersebut ramai dikomentari warganet, mereka turut merasakan kesedihan yang dirasakan oleh karyawan Doni Salmanan. 

"Sebenernya DS itu irg baik, salahnya dia milih ke jalan yg skrg. Trus mirisnya lagi semua disita sampe dedek2nya, sampe2 mahar kawin istrinya jg jd sasaran. Heran. Segitunya," tulis @melyana_srw

"gw lebih respect ke Ds dri pda ke Indra," tulis @mba_tikus17

"Kan dia ada YouTube harusnya jangan asal sita cek dulu semua baru, ini kalau masalah sita sita cepet deh ...yg laporin cb diperiksa deh kenape mau ikut ...dan Ds juga bantu orang susah bagi sembako sampe ribuan nggak yg kayak korupsi mqkan sendiri ,adil dikitlah," tulis @evaimron

"Gak tega liat a doni sama the dinan, aneh knpa korban berkoar setelah kehabisan harta, dlu diem bae," tulis @garnismama

Sebelum video karyawan Doni Salmanan itu beredar, suami Dinan Fajrina melakukan konferensi pers bersama pihak kepolisian. 

Pada konferensi pers yang dilakukan kepolisian, Doni Salmanan sebagai tersangka ikut serta dalam acara tersebut.

Selama konferensi pers, Doni Salmanan diminta untuk membalikan tubuh menghadap spanduk.

Alih-alih menampakkan wajah ketakutan, pria berusia 23 tahun itu justru tampak santai.

Sesekali Doni Salmanan mengusap spanduk yang ada di hadapannya, menengadahkan kepala ke langit, serta mengusap rambutnya.

Mengenakan baju oranye khas tahanan Indonesia, Doni Salmanan berjalan santai saat memasuki arena konferensi pers.

Hingga giliran diberi kesempatan untuk bicara, Doni Salmanan menampakkan gelagat seperti tak terjadi apa-apa.

Padahal Doni Salmanan telah jadi tersangka lantaran menipu banyak orang hingga ratusan juta.

Di depan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dan penyidik kepolisian lain, suami Dinan Fajrina itu melayangkan beberapa kalimat.

Mengawali 'pidato'nya usai jadi tersangka kasus penipuan, Doni Salmanan meminta maaf.

Namun maafnya Doni Salmanan tertuju pada aplikasi trading yang telah ia perkenalkan kepada khalayak, bukan rasa penyesalan.

"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Hari ini saya mau meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mengenal dunia trading. Baik binary option atau forex, krypto dan sebagainya,"

"Besar harapan saya, masyarakat Indonesia bisa memaafkan semua kesalahan saya," ungkap Doni Salmanan dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Intens Investigasi, Selasa (15/3/2022).

Melanjutkan ucapannya, Doni Salmanan spontan melayangkan permintaan.

Permintaan itu diucap Doni Salmanan dengan gagah berani di depan polisi.

Doni ingin agar hukumannya diringankan.

"Saya ingin memohon doanya kepada teman-teman semua, seluruh masyarakat Indonesia, agar sanksi terhadap saya bisa diringankan," imbuh Doni Salmanan.

Terakhir, Doni Salmanan mengurai peringatan kepada masyarakat.

Yakni supaya khalayak seleksi dalam memilih trading yang legal.

"Untuk masyarakat Indonesia untuk berhati-hati agar tidak terini sama trading ilegal," ujar Doni Salmanan.

Usai mengucap sepatah dua patah kata, Doni Salmanan kembali ke belakang.


Sumber: Sripoku

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel