Presiden Arema FC Ogah Tanggapi Pernyataan Nikita Mirzani Soal Hartanya, Tak Pernah Takut: Biarkan Orang Menjatuhkan Saya


Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana ogah berurusan dengan Nikita Mirzani terkait hartanya yang selama ini menjadi sorotan. 

Beberapa waktu lalu, Nikita Mirzani menyinggung soal asal usul harta Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana dan istrinya Shandy Purnamasari yang dijuluki sebagai Crazy Rich Malang. 

 Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 akhirnya angkat bicara soal tudingan Nikita Mirzani yang menyebutnya melakukan pencucian uang.

Hal itu bermula saat janda tiga anak itu merasa ada yang aneh perihal kekayaan Juragan 99.

Bahkan, Nikita Mirzani curiga jika Juragan 99 terlibat pencucian uang hingga melakukan pesugihan karena rasanya tak mungkin mendapatkan banyak uang hanya dari bisnis skincare.


Kendati demikian, Juragan 99 tak ingin menanggapi nyinyiran Nikita Mirzani.

"Jadi, dari awal saya tidak pernah menganggapi. Sampai hari ini saya tidak pernah menanggapi," ucap Gilang Widya Pramana saat ditemui di J99 Corp, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022) dikutip dari Grid.ID.

 Menurut suami Shandy Purnamasari itu, ia enggan menanggapi dan membalas tudingan buruk yang beredar tentangnya.

Hal itu lantaran ia tak ingin bertengkar dengan siapapun.

"Jadi, biarkan saja orang mau berkata apa, dan silakan bertanya ke yang bersangkutan. Yang pasti, saya tidak pernah menanggapi, saya tidak pernah mau berkonflik dengan siapa pun," tutur Juragan 99.

"Biarkan orang berkata jelek tentang saya, menjatuhkan saya, tapi saya tidak pernah menanggapi dan tidak pernah membalas," tutupnya.

Sementara itu, belum lama ini beredar tiga alasan kenapa Presiden Arema FC dinilai bohong soal jet pribadi yang belakangan viral dibahas publik. 

Asal-usul jet pribadi Presiden Arema FC ini sempat dikorek salah satu pengguna Twitter hingga kemudian ramai. 

Di sisi lain, pengakuan Presiden Arema FC soal jet pribadinya juga sempat membuat Fitra Eri terkejut. 

Fitra Eri seorang Youtuber Otomotif Indonesia ternama pernah mengulik langsung jet pribadi Presiden Arema FC. 

Sebelum itu, ada tiga alasan kenapa akun Twitter bernama @ferdianshy menyebutkan pemilik private jet bernomor N990MS aslinya berasal dari luar negeri

"Ngomong-ngomong, pesawatnya itu juga bodong, yang punya orang luar kok," kata @ferdianshy di Twitter, Senin (14/3/2022).

Pengguna Twitter itu pun mempertanyakan alasan Gilang Widya Pramana karena mengaku memiliki private jet tersebut. 

"Ngaku beli Rp 270 miliar padahal punya orang," imbuhnya.

Tak asal menuduh, akun @ferdianshy juga membeberkan beberapa tiga alasan kenapa menilai Presiden Arema FC bohong:

1. Plat Nomor Private Jet


Akun @ferdianshy menyatakan jika benar private jet tersebut milik orang Indonesia, tidak mungkin menggunakan nomor N990MS. 

Pasalnya, jika dimiliki orang Indonesia plat nomor seharnya bukan N melainkan PK.

"Coba cek di FAA (Administrasi Penerbangan Federal). Pesawatnya itu punya RSDD Properties LLC, Texas, Amerika," kata si warganet.

Sementara itu Gilang Widya Pramana pernah menyebut kenapa pelatnya tersebut N.

Semua dilakukan untuk menyesuaikan daerah asalnya yakni Malang yang memiliki plat nomor N.

"Sama-sama huruf N, wkwkwk penipuan publik banget ya," ujarnya.

2. Waktu Pembelian Pesawat


Tak hanya soal plat nomor, akun @ferdianshy juga mempertanyakan waktu pembelian private jet tersebut. 

Presiden Arema FC pernah menyebutkan jika private jet miliknya dibeli pada September 2020. 

Karena kendala proses, private jet milik Crazy Rich Malang itu baru sampai pada Januari 2021. 

Namun, pada kenyataannya menurut data di FAA, private jet itu sudah ada sejak tahun 2006. 

"Kalau dia beli baru, artinya bodong lagi. Ini bukan produk baru, produk lama tapi seken," kata @ferdianshy.

Dikutip dari situs flightaware, private jet bernomor N990MS memang sudah ada sejak 15 tahun lalu dengan Stapleton Jean terdaftar sebagai pemiliknya. 

3. Keberadaan Private Jet

Keberadaan pesawat jet atau private jet itu juga bisa dilacak. Terakhir, kendaraan itu mendarat di kawasan AmerikanTimur pada Minggu (13/3/2022).

"Pesawat yang katanya dibeli Rp 270 miliar ini lagi mondar mandir di Amerika," kata si warganet.


Pengakuan Gilang 

Awal tahun 2021 lalu, Gilang Widya Pramana memang membenarkan telah membeli jet pribadi. 

Jet pribadi buatan Amerika Serikat jenis Cessna Citation Latitude itu rencananya akan dipakai sebagai alat transportasi mereka dalam mengendalikan bisnis. 

Jet pribadi tersebut sempat diulas oleh salah satu Youtuber Otomotif Indonesia yang cukup pertama, Fitra Eri.

Dalam video yang diunggah (27/1/2021), Fitra Eri juga sempat menanyakan sesuatu kepada Gilang. 

“Kenapa pilihannya Citation Latitude, Mas, di antara banyaknya pesawat lain?” demikian Fitra Eri bertanya. 

Gilang yang memakai kaos hitam bertuliskan ‘Kalimantan’, menjawab dengan santai

“Karena harganya paling terjangkau, tapi fasilitasnya mewah.”

Mendengar jawaban Gilang, Fitra Eri langsung terkejut karena ia tahu harga jet pribadi itu adalah sekitar Rp 280 miliar rupiah. 

“Sampai keselek,” kata Fitra Eri.

Tentu saja Fitra Eri tidak betul-betul keselek, apalagi sampai sesak nafas. Tidak, ia hanya bergurau belaka dan semoga saja Anda juga tidak keselek.

Gilang Widya Pramana memiliki usaha di bidang transportasi darat yakni bus wisata, yang diberi nama Juragan 99.



Selain di bidang transportasi, Gilang dan sang istri juga memiliki lini bisnis lain di bidang kecantikan.

Produknya, MS Glow, saat ini tengah booming di masyarakat, seiring banyaknya artis-artis yang turut mempromosikannya.

Sedangkan ramainya topik kekayaan Presiden Arema FC tak luput dari banyaknya "Crazy Rich" yang tersangkut kasus pencucian uang. 

Sebut saja Indra Kenz dan Doni Salmanan, dua orang yang awalnya dijuluki Crazy Rich tersebut ternyata penipu dan telah ditetapkan sebagai tersangka.  

Kini, Gilang Widya Pramana yang juga dijuluki Crazh Rich Malang ikut dicurigai karena kekayaannya dinilai tak wajar, seperti komentar aktris Nikita Mirzani. 

Pada Oktober 2020 lalu, Gilang bahkan pernah memberikan istrinya hadiah ulang tahun berupa tower di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan.

Sumber: Suryamalang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel