Tak Tahu Anaknya Cerai dari Vicky Prasetyo, Ibu Kalina Octaranny Kaget: Gak Pernah Cerita Apa-apa


Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo saat ini telah bercerai.

Namun, perceraian mereka belum diketahui oleh Ibunda Kalina Ocktaranny, Erlina Wardhania.

Sosok yang akrab disapa Mama Een itu mengaku hanya mengetahui informasi perceraian Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo melalui televisi.

Itu disampaikan dalam kanal YouTube Intens Investigasi yang tayang pada Jumat (25/2/2022).

"Dari televisi," ujar Mama Een.

Selama ini, Kalina Ocktaranny ternyata tidak pernah bercerita soal prahara rumah tangganya.

"Kalina enggak cerita apa-apa," ujar

Hanya, Vicky Prasetyo kerap menjenguk mantan ibu mertuanya itu karena sedang terbaring sakit.

"Sering, kalau Vicky sering ke sini," ujar Mama Een.

Saat mengunjunginya, Vicky mengaku telah bercerai dengan Kalina.

Menurut cerita Vicky, Kalina Ocktaranny-lah yang minta diceraikan olehnya.

"Dia bilang 'Rani minta cerai'," ujar Mama Een.

Lanjut lagi, Mama Een mengaku Vicky Prasetyo tidak bercerita detail soal prahara rumah tangganya.

Namun, Vicky Prasetyo menjelaskan saat itu sudah berpisah dari Kalina Ocktaranny.

"Kalau persisnya enggak cerita, sampai detail enggak, cuma dia bilang dia udah enggak sama Kalina, Kalina minta cerai," ujar Mama Een.

Selama Ini Ditutupi, Mama Een Akhirnya Bongkar Sikap Buruk Kalina Oktarani Padanya

Sementara, dikutip dari Tribunnews.com, dua setengah tahun sudah Erlan Wardhania alias Mama Een lumpuh akibat penyakit yang dideritanya.

Selama ini ditutupi, ibunda Kalina Oktarani itu akhirnya membongkar perlakuan sang putri padanya.

Blak-blakan Mama Een mengungkap sikap buruk putri semata wayangnya itu pada publik.

Mama Een menyebut selama ini Kalina tak pernah turun tangan langsung untuk merawatnya.

Kalina hanya memasrahkan perawatan dan pengobatan Mama Een pada seorang asisten bernama Omen.

Tapi menurut Mama Een, Omen tidak pernah menjalankan tugasnya dengan benar.

Menurut cerita Mama Een, sang putri tak pernah menjenguknya.

"Jujur selama saya sakit ini, Kalina nggak pernah ke sini, nggak pernah telpon saya, saya telpon ga diangkat," ungkap Mama Een dikutip dari tayangan YouTube Cumicumi, Jumat (25/2/2022).

Pertemuan terakhir Mama Een dengan Kalina terjadi saat ulang tahun sang mama tahun lalu.

"Saya WA pun nggak pernah dibalas. Terakhir dia ke sini tahun lalu, 11 November waktu saya ulang tahun," lanjut Mama Een.

Ditanya soal penyebab Kalina menelantarkannya, Mama Een mengaku tak tahu.

Namun, Mama Een menduga Kalina menaruh dendam pada dirinya.

"Saya nggak tahu masalah apa, yang tahu kan Rani (panggilan Kalina,-red). Dendam mungkin sama saya," sambung Mama Een.

Mama Een menyebut Kalina telah melakukan kejahatan kemanusiaan padanya.

"Kalau boleh saya bilang, ini adalah kejahatan terhadap diri saya."

"Dari awal saya sakit, dia yang ngurus saya sama Omen. Itu panjang perjalanan saya," cerita Mama Een.

Menurutnya jika Kalina lebih serius menangani penyakit yang dideritanya, mungkin saat ini Mama Een sudah bisa pulih.

"Kalo Rani lebih peduli lagi sama saya, mungkin dari tahun lalu saya udah sembuh ya, ini kan kaki saya nggak bisa jalan," papar Mama Een.

Mulanya, Mama Een divonis menderita kanker rahim.

Setelah menjalani pengobatan kanker, Mama Een dipindah ke rumah sakit yang berbeda.

Satu setengah tahun Mama Een menjalani rawat jalan untuk mendapatkan kesembuhan.

Berbagai tes dan pengobatan telah ia lalui, namun tak kunjung membuahkan hasil.

Mama Een menyebut Omen dan Kalina lalai karena tidak memprioritaskan pengobatannya.

Misalnya saat hasil MRI keluar, baik Omen maupun Kalina tak segera mengambilnya ke rumah sakit, sehingga, hasil MRI tersebut sudah tidak valid.

"Misalnya untuk mengambil hasil MRI saya, itu Omen lalai sehingga kedaluwarsa."

"Jadi harus ulang dari awal lagi, mulai berbulan-bulan lagi," ujar Mama Een.

Hal ini pula yang membuat penanganan dokter terhambat.

Menurut Mama Een, meski telah mempercayaan pengobatannya ke Omen, Kalina harus selalu memantau secara langsung.

Tindakan Kalina selama ini sama sekali tak mencerminkan baktinya pada orang tua.

"Oke dia memang kasih saya asisten, tapi itu sebagai pengganti dirinya, tapi seharusnya nggak dilepas begitu saja, tetep dipantau," jelas Mama Een.

Untuk urusan biaya berobat pun, Mama Een menyebut Kalina tidak menyiapkan dana dalam jumlah besar.

Beruntung selama ini biaya pengobatan dan operasi Mama Een ditanggung oleh BPJS, sehingga Mama Een tak harus mengeluarkan biaya apapaun.

Mama Een menyayangkan pernyataan Kalina yang menyebut bekerja keras untuk menghidupinya.

Faktanya selama ini Mama Een hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri.

"Katanya cari uang untuk mama, tapi nyatanya enggak. Ambulans saja nggak bayar, karena saya penerima BPJS."

"Obat-obatan juga enggak, ditanggung sama BPJS," tutup Mama Een.

Sikap Kalina tersebut membuat Mama Een amat kecewa. 

Mama Een merasa empati Kalina sudah mati.

Sumber: Sripoku

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel