Penampilan Celine Evangelista Saat Imlek Tanpa Ditemani Stefan William Tuai Reaksi Bunga Zainal dan dr Boyke


Ikut memeriahkan suasana Imlek, penampilan Celine Evangelista usai bercerai dengan Stefan William jadi perhatian Bunga Zainal hingga Dokter Boyke.

Belum setahun resmi bercerai dengan Stefan William, Celine Evangelista belakangan sedang ramai menjadi pusat perhatian lantaran penampilannya yang kian memukau.

Walau kini menjadi seorang janda, Celine justru terlihat semakin cantik hingga terus dibanjiri pekerjaan.

Alhasil wanita yang dikabarkan sedang dekat dengan Komika Marshel Widianto ini pun sering terlihat mondar mandir di depan layar televisi hampir setiap hari.

Bahkan sederet pria dikabarkan sedang berusaha menarik perhatian Celine yang kini masih betah melajang berbeda dengan sang mantan suami yang sudah memiliki kekasih baru.

Bagaimana tidak, selain makin sukses di dunia entertainment, Celine yang sudah memiliki 4 orang anak itu masih terlihat awet muda dengan bentuk tubuhnya yang begitu terjaga.

Seperti yang tampak kala Celine memamerkan penampilan dirinya saat dibalut cheongsam pakaian yang kerap dikenakan wanita saat momen imlek, Selasa (1/2/2022).

"Selamat Tahun Baru Imlek 2022, tahun yang penuh kebahagiaan, kesenangan, kesehatan, kesuksesan, dan kedamaian. Gong Xi Fa Cai!" tulis Celine di akun instagramnya.

Berpose duduk dengan menggunakan baju dan latar serba merah, tampak lekuk tubuh Celine yang terbentuk masih begitu ramping ditabah dengan riasan bold yang menyempurnakan wajahnya.

Penampilan Celine tersebut pun ramai menuai pujian warganet termasuk Bunga Zainal dan Dokter Boyke.

"bungazainal05 : cantikkkk bangettt bebb,"

"drboykediannugraha : Kaya dewi Kwan Im dari China.., cantiiknya,"

"husnha_mhaull : Padahal mommy anak udh 4 orang tapi kenapa masih bisa cetar membahana, sehat2 yyaa mommy @celine_evangelista sekeluarga,"


Bisa dibilang ini adalah tahun pertama Celine menyambut perayaan imlek tanpa didampingi Stefan William yang sudah menjadi mantan suaminya.

* Pakaian Khas Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek juga disebut sebagai Festival Musim Semi.

Setiap acara selama Festival Musim Semi memiliki tujuan menghilangkan yang lama dan menyambut yang baru.

Dikutip dari chinesenewyear.net, pakaian baru memiliki makna menguntungkan dan dapat melindungi dari roh jahat.

Di China, pada Tahun Baru Imlek orang-orang berbelanja dan merawat diri.

Saat membeli pakaian untuk Tahun Baru China pilihlah warna merah.

Merah adalah warna terbaik dan warna hitam dan putih berarti tidak beruntung dan negatif.

Berikut pakaian khas Tahun Baru Imlek dikutip dari chinesenewyear.net:

1. Tang Suit ( —táng zhuāng)

Setelan Tang ini digunakan untuk pakaian dari dinasti Tang.

Tang dengan model yang baru adalah jaket yang menggabungkan jaket berkuda Man (dinasti Qing) dan jas model masyarakat Barat.

Pakaian ini memiliki kerah terbalik dan kerah lurus.

Menampilkan simpul tradisional China.

Bahannya biasanya brokat, kain mewah di zaman kuno.

Sebagian besar pakaian Tang saat ini dimodifikasi dan disesuaikan.

Banyak yang memiliki simbol dan kata-kata baik yang disulam ke dalam kemeja.

2. Qipao ( —qí páo)

Qipao masuk ke budaya China pada masa dinasti Qing.

Tetapi gaya modern yang sekarang sudah sangat berbeda.

Mulai dianggap sebagai pakaian konservatif dengan potongan lurus dan longgar.

Desain yang rumit disulam ke dalam kain.

Akibat penjajahan, qipao menjadi kebarat-baratan.

Mulai pertengahan 1800-an hingga sekarang, sudah banyak terjadi perubahan.

Gaya modern masih mempertahankan kerah lurus yang kaku dan kodok.

Dengan desain bordir yang populer termasuk bunga, burung, dan burung phoenix.

3. Cheongsam ( —cháng shān)

Istilah "cheongsam" biasanya digunakan oleh orang Barat untuk merujuk pada qipao perempuan.

Namun, secara harfiah mmeiliki arti sebagai baju panjang.

Saat ini cheongsam didesain longgar dan biasanya dipakai oleh pria.

Pakaian ini merupakan versi modifikasi dari dinasti Qing dan pakaian formal selama tahun 1900-an.

Potongan untuk kerah samping melambangkan kekayaan dan kemakmuran.

Panjang cheongsam juga menunjukkan status.

Di era Republik, itu adalah pakaian para sarjana berpendidikan.

4. Hanfu ( —hàn fú)

Hanfu diartikan sebagai pakaian etnis Han.

Merupakan pakaian tradisional sampai dinasti Qing.

Hanfu adalah pakaian satu set termasuk kemeja dan rok.

Kemeja itu memiliki kerah silang dan lengan baju yang panjang dan lebar.

Roknya panjang dan terkadang mulai di atas dada.

Han dinasti Tang yang memengaruhi model kimono Jepang, sedangkan dinasti Ming memengaruhi Hanbok Korea.

Potongan elegan dan warna segar akan membawa sesuatu yang unik.

Ada juga versi modern yang termasuk rok pendek dan lebih banyak elemen negara Barat.

Sumber: Banjarmaisnpost

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel