Dorce Gamalama Maksa Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Lutfi Agizal Ikut Breaksi: Jangan Jadi Contoh yang Sesat!


Dorce Gamalama ditegur Lutfi Agizal imbas maksa ingin dimakamkan sebagai perempuan, disebut tak sesuai ajaran agama Islam.

Belum lama ini, Dorce Gamalama mengungkap suatu keinginan jika dirinya meninggal pada suatu saat nanti.

Dia ingin dimakamkan sebagai perempuan sesuai jenis kelaminnya saat ini.

Namun sayangnya, keinginannya Dorce tersebut justru memantik kontroversi lantaran sang artis tersebut diketahui sebagai seorang transgender.

Tak tanggung-tanggung, sederet ulama bahkan ikut menanggapi permintaan Dorce tersebut.

Para ulama menegaskan apa yang Dorce inginkan sudah menyalahi ajaran agama Islam.

Terkini, Lutfi Agizal ikut menegur sang presenter kondang tersebut lewat sebuah unggahan di Instagram Storynya.

Tak jauh berbeda dengan para ulama, suami Nadya Indry itu menegaskan bahwa manusia harus kembali ke kodratnya.


"Jika dia/keluarganya mengaku MUSLIM, maka harus dikuburkan sesuai jenis kelamin saat dia lahir," tulis Lutfi Agizal dikutip TribunStyle.com, Senin, 31 Januari 2022.

Dorce yang terlahir sebagai laki-laki, maka Lutfi menegaskan dia tak bisa dimakamkan sebagai perempuan.

Lebih lanjut, Lutfi kemudian meminta Dorce agar tak menjadi contoh yang tak baik bagi khalayak ramai.

Mengingat Dorce yang merupakan seorang publik figur, Lutfi khawatir suatu saat banyak transgender di luar sana yang mengikuti keinginan Dorce tersebut.

"Jangan malah menjadikan contoh yang SESAT!

Dengan mempermainkan syariat agama Islam," tegas Lutfi Agizal.

"Seorang muslim akan taat dikuburkan sesuai syariat/kodratnya sebagai pria/wanita," pungkas Lutfi.

MUI Ikut Berkomentar

Tak hanya Lutfi, sebelumnya Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan bahwa jika jenazah adalah transgender maka harus diurus sebagaimana jenis kelamin sejak awalnya dia dilahirkan.

Hal itu diungkap KH Cholil Nafis melalui sebuah cuitan di Twitternya.

"Jenazah transgender itu diurus sebagaimana jenis kelamin awal dan asalnya ya," kata KH Cholil Nafiz dikutip TribunStyle.com, Senin, 31 Januari 2022.

Bukan tanpa alasan, KH Cholil Nafis menyebut mengubah jenis kelamin memang tidak diakui dalam ajaran Islam.

Sehingga, sesuai syariat Islam Dorce Gamalama harus dimakamkan sebagai seorang laki-laki.

"Jadi, mengubah kelamin itu tak diakui dalam Islam sehingga dia hukumnya tetap seperti jenis kelamin pertama," ujarnya.

Lebih lanjut KH Cholil Nafis mengatakan seorang laki-laki yang mengubah kelamin menjadi seorang perempuan disebut dengan mukhannats atau lelaki berperilaku perempuan.

Lalu jika perempuan yang mengubah ke laki-laki adalah mutarajjil atau perempuan berperilaku laki-laki.

Sebagai informasi, Dorce Gamalama sendiri merupakan seorang laki-laki ketika lahir, dan kala itu diberi nama Dedi Yuliardi.

Setelah 2 dekade Dorce lahir ke dunia, dia mengambil keputusan untuk menjalani transisi gender menjadi seorang wanita.

Tak hanya gender, nama, serta identitasnya pun berubah sepenuhnya.

Tentunya bukan perkara mudah bagi Dorce untuk sampai ke titik itu.

Berbagai omongan negatif dan sensitif dari khalayak ramai sudah dianggapnya seperti angin lalu.

Sumber: Tribunstyle

Iklan Atas Artikel

close
Latihan Direct Link

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel