Widget HTML Atas

Viral Wanita Buat Penelitian Skripsi soal Perselingkuhan, Ternyata Berawal dari Pengalaman Sendiri


Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita buat penelitian skripsi tentang perselingkuhan, viral di TikTok.

Bagaimana tidak, skripsi wanita tersebut dinilai sangat unik.

Sehingga tak heran jika berhasil menyita perhatian warganet.

Setelah ditelusuri ternyata ide skripsi tersebut muncul dari pengalaman pribadinya.

Diketahui, wanita itu bernama Anselma Tesalonika Demosta Beloved Purba atau disapa Tesa (25), asal Jakarta Selatan.

Ia merupakan alumni mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah.

Skripsinya pun viral setelah dibagikan di akun TikTok-nya, @atdbp.


Rupanya hasil penelitian skripsinya itu sudah terbit dalam bentuk jurnal pada tahun 2019 lalu sebagai syarat kelulusan.

Menurutnya, masalah perselingkuhan memang jarang dijadikan sebagai topik penelitian.

Hal tersebut lantaran tidak semua orang mau menceritakan pengalamannya pernah dikhianati.

"Perselingkuhan ini topik cukup challenging dan berat karena sedikit orang yang mau diwawancarai atau diberi kuisioner untuk diteliti," tutur Tesa dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (9/12/2021).

Meski topik yang ia ambil sangat jarang, Tesa merasa tidak kesulitan.

Terlebih, Tesa memiliki dosen pembimbing yang turut mendampinginya dalam penelitiannya.

"Aku sangat tidak merasa kesulitan datang dari diri sendiri, jadi ketika aku mencari variabelnya mencari daftar pustaka yang bersangkutan dengan jurnal skripsiku cukup gampang.

Variabel forgiveness dengan kecerdasan emosi juga sudah banyak, jadi tinggal digabungkan dengan topik perselingkuhan.

Kebetulan dosenku juga supel dan bisa dijaka brainstorm," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bawa ide skripsinya berawal dari sakit hatinya pada sang mantan pacar.

Dikatakannya, kala itu hubungan dengan pacar terdahulunya sudah ada ke arah jenjang serius.

Namun, Tesa malah dikhianati oleh sang pacar.

"Aku punya ide ini karena benar-benar alami pengalaman cukup berat, karena pacarannya baru serius," ungkapnya.

Akibatnya, ia tidak bisa memaafkan kesalahan mantan pacarnya itu.

Hingga akhirnya, Tesa memanfaatkan pengalamannya itu sebagai topik penelitian skripsinya.

"Karena saat itu aku masih terbawa-bawa sampai ke akhir tahun kuliah.

Akhirnya aku menjadikan cerita diriku sebagai topik penelitian, karena aku sulit memaafkan ketika mantanku berselingkuh," jelas dia.

sumber: solo.tribunnews