Video Asli Gala Sky Ditakuti Pria Bertopeng Terungkap, Sunan Kalijaga Minta Maaf Setelah Bela Doddy


Video asli Gala Sky ditakuti pria bertopeng akhirnya terungkap.

Seperti diketahui, video tersebut sempat dipermasalahkan oleh Doddy Sudrajat.

Bahkan, ia sampai menggandeng pengacara terkenal, Sunan Kalijaga untuk memperkarakan video tersbeut.

Dilansir dari TribunBogor, ayah Vanessa Angel mengaku geram melihat video Gala Sky ditakut-takuti sambil menyebut kata ' Awas Dodot'.

Lebih lanjut, Sunan Kalijaga menilai, video tersebut sengaja dibuat oleh adik Bibi, Fuji untuk membuat Gala Sky takut kepada Doddy Sudrajat.

Setelah pernyataan Sunan Kalijaga jadi sorotan, seorang netizen dengan akun Instagram centang biru mengungkap kebenarannya.

Diketahui, netizen tersebut adalah jurnalis Liputan 6 SCTV bernama David Rizal.


Ia membongkar keaslian video tersebut di laman komentar Instagram Sunan Kalijaga.

Ternyata video yang viral di media sosial hanyalah editan.

Sedangkan video yang asli, Gala Sky saat itu sedang ditakut-takuti memakai topeng monster oleh ayahnya, almarhum Bibi Ardiansyah.

Terkait suara dalam video tersebut adalah terpisah dari seorang anak kecil lainnya.

"Ayo lah bang, jadi pengacara yang jeli ya, jeli lihat klien, liat kasus, lihat bukti, lihat fakta.

Hahahaa, itu yang bertopeng almarhum Bibi bapaknya Gala. Situ mau kenalan sama mas bIBI? iTU SOUND JUGA PUNYA ORANG.

Belajar dulu pake sosmed yuk," tulis akun Instagram @david_rizal via TribunBogor.

Sontak hal tersebut membuat netizen lain memberikan komentar soal keaslian video yang dipermasalahkan Doddy Sudrajat.

Hingga akhirnya banyak netizen yang menyerang akun Sunan Kalijaga.

Mengetahui hal tersebut Sunan Kalijaga pun meminta maaf.

Hal itu disampaikannya melalui akun Instagram pribadi-nya, @sunankalijaga_sh.

Dalam unggahannya, Sunan menjelaskan jika netizen sudah terlanjur menjustifikasi Doddy Sudrajat hanya karena viral di media sosial.

Ia meminta maaf jika ada sudut pandang yang berbeda dalam mencari keadilan.

"Saya meminta maaf, bila dalam mencari keadilan, ada sudut pandang yang berbeda. Setiap warga negara mempunyai hak yg sama di mata hukum," tulis Sunan Kalijaga.

"Tidak boleh menjustifikasi seseorang bila belum ada keputusan hukum yang tetap," sambungnya.

Meski begitu, menurut Sunan Kalijaga, Doddy Sudrajat belum tentu salah, tetapi juga belum tentu benar.

"Saya tidak bilang Pak @doddysoedrajat_1 benar 100 persen. Tapi belum tentu salah 100 persen.

Tolong bantu saya untuk mencari keadilan untuk semua," ungkapnya.

sumber: solo.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel