Widget HTML Atas

'Malu Harga Diri Kita Sebagai Bangsa!' Ernest Prakasa Sindir Keras Mulan Jameela yang Dikabarkan Kabur dari Proses Karantina Usai Berlibur ke Turki, Status Anggota DPR Terus Jadi Sorotan


Mulan Jameela baru-baru ini kembali menjadi sorotan bukan karena cap pelakor yang mendekam didirinya namun hal lain.

Ia dikabarkan tidak menjalani karantina kesehatan sesuai dengan yang diharuskan pemerintah.

Bak tak belajar dari kasus Rachel Vennya, lagi-lagi pemerintah kecolongan.

Terlebih diketahui Mulan Jameela merupakan bagian dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Banyak pihak yang kembali menyoroti kasus tersebut, salah satunya komika Ernest Prakasa.

Melalui postingan Instagramnya, Ernest menyentil pedas pemerintah dan tentu saja Mulan Jameela.

Ia mengucapkan terima kasih untuk pemerintah karena anggota DPR dan menteri bisa bebas ke luar negeri tanpa harus karantina.


Ia menyentil pemerintah Indonesia yang bak tertinggal dengan negara lain terkait penyebaran virus mutasi baru dari Covid-19.

"Kita jadi ga ketinggalan negara lain yang ada Omnicorn, masa di Indonesia gada. Malu harga diri kita sebagai bangsa," ujarnya.

Dalam postingan tersebut Ernest juga berharap Indonesia tidak tertinggal lagi dari negara lain.

"Semoga kita juga bisa, tidak tertinggal lagi dari negara lain," tutup Ernest.

Awalnya, kasus kabur dari karantina ini timbul dari waganet yang mengadu pada Adam Deni.

Dilansir via Grid.ID, keluarga Ahmad Dhani tersebut terlihat tidak menjalani karantina dan malah bertemu di suatu mall.

Adam Deni pun menyoroti status Mulan Jameela yang menjabat sebagai Anggota DPR RI.

Adam pun menanyakan apakah itu ada kaitannya dengan status Mulan Jameela. Apalagi berkaca dari Rachel Vennya yang kabur karantina dibantu oleh oknum Anggota DPR RI.

"Kejadian Kabur Karantina Part 2? Mohon izin bertanya dengan etika saya yg sangat SOPAN, apakah laporan yang saya terima ini benar terjadi," tulis Adam Deni dalam keterangan postingannya.

Pada akhirnya kasus ini menjadi sorotan masyarakat terlebih dengan posisi Mulan Jameela yang sebagai pejabat publik.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melalui Kompas.com mengungkapkan, pihaknya belum memiliki aturan mengenai sanksi yang dijatuhkan bagi pejabat publik yang melanggar ketentuan karantina mandiri.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu juga menyebutkan, orang-orang yang diperbolehkan karantina mandiri dipilih secara selektif.

"Karena kan yang memang diberikan karantina mandiri selektif. Jadi yang sudah dipertimbangkan bahwa mereka-mereka ini enggak mungkin melanggar dan itu kan para pejabat negara," ujar Suharyanto.

Ia mengatakan, pihaknya akan membahas lebih lanjut dugaan pelanggaran karantina Mulan.

Sejauh ini, kata dia, pejabat publik yang baru datang dari luar negeri selalu patuh menjalani karantina mandiri.

sumber: hits.grid.id