Rasa Sakit Asam Urat tak Dipedulikan, Ansori Pria Berkumis Ungkap Kronologi Menolong Gala Sky


Terkuak sosok pria berkumis dalam video detik-detik penyelamatan Gala Sky Ardiansyah, anak Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, sesaat setelah kecelakaan maut di Tol Jombang Km 672, Kamis (4/11/2021) lalu.

Dikutip dari akun YouTube Amatir TV, Ansori (54), warga Dusun Gondanglegi, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Jawa Timur adalah sosok yang menolong Gala Sky Ardiansyah, anak semata wayang mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

Pada saat kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang beras ini tengah membeli es kelapa muda di bawah jalan tol.

Dijelaskan Ansori, saat tengah menikmati es kelapa muda, terdengar suara dentuman keras.

Guna memastikan terjadinya kecelakaan, Ansori naik ke jalan tol dengan memanjat.

Meski telah menolong korban kecelakaan, Ansori tidak mengetahui korban adalah Vanessa Angel.

Ansori baru tahu beberapa jam kemudian.

Mengutip dari tvOneNews, Minggu (7/11/2021), Ansori menuturkan berada tak jauh dari lokasi kecelakaan.

"Setelah saya dengar dentuman 'dueer' (sambil menabrakkan kedua tangannya), terus tiba-tiba saya melihat sosok (sebuah) mobil putih terbang," kata Ansori.

Seketika itu, Ansori berlari sambil melihat ke terowongan jembatan jalan tol.

Tak memeduli sakit asam urat yang tengah mendera, Ansori berusaha terus merangkak memanjat.

"Karena saat itu saya sakit, asam urat saya kambuh, Mas, pada saat itu. Saya berusaha merangkak terus ke jalan tol," lanjut Ansori.

Sewaktu berada di atas jalan tol, Ansori lantas melihat mobil abu-abu berbalik arah.

"Dan sewaktu saya mendekat, waktu itu korban wanita yang disebut-sebut sebagai Vanessa Angel itu sudah terkapar," jelas Ansori.

Sejurus itu, Ansori berputar dan melihat jasad Bibi yang berada di bawah mobil dengan masih terikat sabuk pengaman.

"Itu kelihatan kepalanya berada di bawah, karena badannya terikat dengan sabuk pengaman," terang Ansori.

Lalu Ansori coba mengintip bagian dalam mobil dan melihat seorang putri yang duduk di belakang.

Sosok yang dimaksud adalah Siska Lorensa, pengasuh Gala yang selamat dalam kecelakaan tunggal itu.

"Saya berusaha untuk membuka pintu, (dari) pintu samping, bahkan bagasi, belakang pun saya buka, tapi saya enggak bisa," ucap Ansori.

Panik tak dapat membuka pintu untuk menolong, maka Ansori menjeblos kaca depan dekat tempat duduk sopir.

Namun tetap saja Ansori tak berhasil.

Kemudian, Ansori dihampiri pengemudi mobil lain yang minta tak melanjutkan usaha menolongnya.

"Sudahlah, Mas, jangan dilanjutkan. Biar aparat tahu sendiri, tahu lebih dulu," ucap pengendara lain diulang Ansori.

Sempat saja Ansori mengurungkan niat menolong korban kecelakaan yang menimpa mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

Lagipula, rasa sakit asam urat yang dialami Ansori kian tak tertahankan.

Tiba-tiba saja saat mau berusaha turun dan menghampiri mobil abu-abu, terdengar tangisan Gala.

"Saat itu mobil saya hampiri, ternyata ada bayi kecil itu (Gala)," ujar Ansori.

Sontak saja, timbul rasa kemanusiaan Ansori untuk menolong Gala yang baru saja kehilangan kedua orangtuanya.

Ansori yang berarti penolong dalam bahasa Arab langsung mengangkat Gala dari dalam mobil itu.

Lalu dia memandangi mata Gala yang berlumuran darah.

"Spontanitas, rasa kemanusiaan saya itu tumbuh, langsung saya angkat itu mobil (maksudnya: bayi)," kata Ansori.

Lantas dengan tergopoh-gopoh dan terpincang-pincang, Ansori menggendong Gala dan berlari menghampiri petugas untuk memberikan Gala yang terluka di pelipis dan wajah kiri.

"Seperti terlihat di video itu, saya terpincang-pincang," sambung Ansori.

Terkait lokasi Gala, Ansori mengatakan Gala berada di bangku depan mobil abu-abu sendirian.

"Dengan kondisi menangis, begitu langsung saya angkat," kata Ansori.

Seusai memberikan Gala kepada petugas polisi yang datang ke lokasi kejadian, Ansori mengatakan petugas menyerahkan kepada sopir mobil Vanessa yang selamat.

Akhirnya, Ansori minta diri dan turun meninggalkan lokasi kecelakaan mengingat kondisi kakinya yang tak tertahankan oleh asam urat.

Terakhir, Ansori ingin sekali bertemu dengan Gala.

"Sebatas rasa kemanusiaan saya, karena hal yang tragis kayak gini. Tetap saya kangen. Saya ingin suatu ketika, berjumpa dengan anak itu," harap Ansori.

Tak lupa, dia berterima kasih atas pujian warganet.

"Tapi itu cuman sebatas kemampuan saya," tutup Ansori.

sumber: palembang.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel