Percuma Dipaksa Pakai Semir, Uban di Rambut Ternyata Bisa Hilang Sendiri Cuma Modal Daun Kelor, Nyesel Selama Ini Buang Uang!


Menghilangkan uban di rambut, tentu bisa dalam sekejap jika menggunakan semir rambut.

Namun, bukan tidak mungkin semir rambut ini justru merusak rambut Anda.

Alih-alih jadi terlihat muda, rambut Anda bisa saja rontok dan botak.

Nah, jika Anda mencari solusi alternatifnya, Anda bisa memanfaatkan daun kelor.

Meski kerap dikaitkan dengan hal mistis, nyatanya daun kelor bisa membantu Anda menghilangkan uban di rambut.

Lalu bagaimana triknya? simak ulasannya.

Daun Kelor Bisa Menghilangkan Uban di Rambut

Banyak orang akhirnya mencari cara menghilangkan uban di rambut.

Di dunia ini ada berbagai cara menghilangkan uban di rambut, tapi tidak seaman jika Anda memanfaatkan daun kelor.

Ya, bagi yang baru dengar, daun kelor bisa menghilangkan uban di rambut.

Tapi sayangnya, imej dau kelor di Indonesia cukup menyeramkan.

Orang-orang di Indonesia percaya bahwa daun kelor bisa mengusir hantu yang ada di sekitar kita.


Padahal mengutip dari Elle UK, daun kelor adalah salah satu bahan alami yang bagus untuk mengatasi masalah rambut, salah satunya uban.

Karena daun yang berwarna hijau ini memiliki berbagai macam kandungan yang bisa menyehatkan rambut kita.

Pada daun kelor kita bisa mendapatkan berbagai macam vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D dan vitamin E.

Daun kelor juga mengandung mineral yang bagus untuk kesehatan rambut.

Tak heran bila daun kelor bisa menghilangkan uban di rambut.

Penasaran bagaimana cara menghilangkan uban dengan daun kelor? Yuk simak cara berikut ini.

1. Siapkan beberapa lembar daun kelor, usahakan yang banyak ya.

2. Lalu tumbuk halus sampai menjadi pasta daun kelor.

Jangan lupa tambahkan minyak kelapa atau minyak zaitun.

3. Setelah itu aplikasikan ke seluruh rambut. Pastikan Anda mengoleskan pasta daun kelor ke seluruh rambut hingga ke kulit kepala.


4. Diamkan 30 menit lalu bilas dengan air bersih dan sampo.

Jika Anda punya daun kelor bubuk, Anda juga bisa memanfaatkannya.

Hanya tambahkan sedikit minyak kelapa dan oleskan saja ke rambut.

Tahap setelahnya juga sama seperti di atas.

Manfaat Daun Kelor untuk Mengontrol Kadar Gula Darah

Selain digunakan unutk menghilangkan uban, daun kelor ternyata bisa digunakan untuk menurunkan gula darah lho.

Dilansir dari Healthline, Pavithra N Raj yang merupakan kepala ahli gizi di Rumah Sakit Rujukan Columbia Asia, Yeshwanthpur mengulas manfaat kelor dan daunnya bagi penderita diabetes.

Pavithra mengatakan, "Moringa oleifera juga dikenal sebagai kelor telah digunakan selama berabad-abad untuk khasiat obatnya. Batang, daun, kulit kayu, bunga, buah dan beberapa bagian lain dari tanaman dapat digunakan dengan cara yang berbeda. Kelor memiliki antijamur , antivirus, antidepresan dan sifat anti-inflamasi."

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa kelor kaya akan mineral penting.

Ini adalah sumber kalsium non-susu.

Kelor juga dapat menambahkan nutrisi lain seperti kalium, seng, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan seng ke dalam makanan Anda.

Ahli gizi mengatakan, "Daun kelor memiliki Quercetin yang merupakan antioksidan yang membantu menurunkan tekanan darah dan antioksidan lain adalah asam klorogenik yang menstabilkan kadar gula darah"

"Asam klorogenik yang ditemukan di kelor dapat membantu tubuh memproses gula lebih baik dan juga mempengaruhi insulin."

"Sifat antibiotik dan antibakteri kelor juga dapat membantu mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit, gastritis, dan kolitis ulserativa karena menghambat pertumbuhan berbagai patogen," tambahnya.

Cara Mengonsumsi Daun Kelor

Anda dapat mengonsumsi daun dan biji kelor dengan tiga cara berbeda, berupa daun mentah, bubuk, atau jus.

Anda bisa menambahkan beberapa daun kelor ke dalam air hangat dan merebusnya.

Tambahkan sejumput lemon dan madu sesuai selera. Anda bisa menikmatinya sebagai teh.

Kelor juga dapat ditambahkan ke sup dan atau kari.

"Dosis kelor harus satu sendok teh secara teratur yang setara dengan 2 gram. Penderita diabetes dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mereka untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai kondisi mereka," dia memperingatkan.

sumber: sajiansedap.grid.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel