LOKASI Kecelakaan Vanessa Angel Memang Sering Terjadi, Berikut 7 Laka Maut di Tol Jombang-Mojokerto


Artis peran Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah tewas seusai mengalami kecelakaan maut di Tol Jombang-Mojokerto KM 672 tujuan Surabaya.  

Mobil Pajero sport dengan nopol B 1264 BU yang dikemudikan sang supir menabrak pembatas jalan sebelah kiri tol, Kamis (4/11/2021) siang. 

Jalan tol ini yang dibangun sejak 2007 dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2014 ini berkontur lurus dan mulus. 

Kondisi jalan ini kerap memancing pengemudi memacu kendaraanya hingga kecepaatan tinggi. 

Tak heran, lokasi ini sering kali terjadi kecelakaan, apalagi bila pengemudi dari arah barat ke timur.

Di sepanjang jalan ini, telah terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas. 

Apabila pengendara berangkat dari Jakarta atau Semarang, titik lokasi itu jadi lokasi yang kerap hilang fokus karena kelelahan mengemudi jarak jauh.

Berikut Sripoku.com merangkum beberapa kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Jombang-Mojokerto ini dari sumber SURYAMALANG.COM. 

1. 18 Juni 2019, Bus Tabrak Orang hingga Kaki Kanan Putus, Ditemukan 2 Minggu kemudian. 

Pada 18 Juni 2019, potongan kaki manusia ditemukan di bahu jalan Tol Jombang - Mojokerto (Jomo).

Potongan kaki yang ditemukan tepatnya di KM720 Dusun Tegalan, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang itu diduga milik korban kecelakaan.

Korban yang diketahui asal Ponorogo, tewas setelah tertabrak bus yang melintas di jalan bebas hambatan tersebut, sekitar dua pekan lalu.

Kecelakaan bus terjadi Rabu (29/5/2019) menjelang tengah malam.

Saat itu, melintas di jalan tol Jomo sebuah bus PO Wisata Komodo nopol DK 7259 CA dari Surabaya menuju ke Madiun.

Tiba di KM 674+400 Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, bus yang dikemudikan Masjuri (58), warga Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali menabrak seorang pejalan kaki yang berdiri di tengah jalan tol sehingga tertabrak bus. 

Kecelakaan itu menewaskan korban seketika di lokasi. 

Pejalan kaki tersebut diketahui bernama Roji Nianto (32), warga Dusun/Desa Sendang, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Saat itu kaki kanan korban putus dan belum ditemukan.

Meskipun demikian, jenazah tetap diambil keluarganya dan dimakamkan di tempat asalnya.

Dua minggu kemudian, potongan kaki manusia ditemukan di bahu jalan ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), tepatnya di KM720 Dusun Tegalan, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Senin (17/6/2019).

Potongan kaki yang kondisinya sudah mulai membusuk selanjutnya dievakuasi ke RSUD Jombang dan kini masih dalam penyelidikan pihak Polres Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, potongan kaki manusia tersebut ditemukan oleh pekerja kebersihan jalan tol, bernama Andri (35), warga Dusun Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Bermula ketika Andri, sekitar pukul 08.30 WIB sedang memotong rumput di samping terowongan Dusun Tegalan, di bahu jalan tol.

Saat itu mendadak dia mencium aroma busuk.

Dia mencari dan mengikuti sumber aroma tersebut.

Akhirnya, pandangan matanya melihat ada benda mirip bangkai.

Ternyata benda yang dikira bangkai tersebut adalah potongan kaki manusia. 

2. 10 Agustus 2019, Kecelakaan tunggal Pajero Sport tewaskan 2 orang

Dua orang tewas dalam kecelakaan tunggal mobil Pajero Sport nopol AE 1463 NW di ruas Tol Jombang - Mojokerto (Jomo) KM 703.200 di Desa Jombok Kecamatan Kesamben, Jombang, Sabtu (10/8/2019) pagi.

Dua orang meninggal itu adalah Raditya Vadika Wibiyanto (10) asal Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Magetan, dan Siti Hajati (57) warga Perumdian Asri 2 Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Kecelakaan tunggal bermula saat mobil berpenumpang tujuh orang itu melaju dari barat menuju ke arah Surabaya.

Mobil yang dikemudikan Arditya Bima Yurista (25) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati itu melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Sesampainya di lokasi kejadian, ban belakang sisi kanan mobil tersebut meletus sehingga laju kendaraan tidak terkendali.

Mobil kemudian oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan hingga masuk di jalur kanan (Surabaya - Jombang) lalu terguling.

Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan dua penumpang tewas dan satu penumpang lain luka serius.

Sedangkan empat penumpang lainya mengalami luka ringan.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan korban yang luka-luka masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.

 “Kecelakaan terjadi karena pengemudi Pajero melaju dengan kecepatan tinggi,” kata Sulaiman.

3. 13 September 2019, Minibus terbalik dan terperosok ke parit karena oleng 

Minibus Elf nopol B 7037 BJA terbalik di di terperosok dan terbalik di parit Tol Jombang - Mojokerto KM 676.500/B, Jumat (13/9/2019).

Kecelakaan ini akibat ban minibus tersebut pecah.

Sopir dan empat penumpang selamat dan tidak mengalami cidera.

Kecelakaan tunggal itu bermula saat minibus melaju dari arah Kudus ke Jombang.

Minibus melintas di lajur lambat sisi kiri dalam kecepatan sekitar 100 Km/jam.

Setibanya di KM 676.500/A, laju minibus oleng lalu menghantam pagar pembatas tengah (wire rope).

Kuatnya hantaman membuat pagar pembatas tidak mampu menghentikan laju minibus yang kehilangan kendali.

Akhirnya minibus menuju lajur B, menghantam pembatas jalan, dan terperosok ke parit dalam posisi terbalik.

Minibus itu hilang kendali karena muatan barang yang melebihi kapasitas, dan kondisi ban yang kurang tekanan angin.

4. 2 Oktober 20219, Mobil pikap terperosok karena oleng 

Mobil pikap nopol L 9557 NM terperosok dan terguling di parit Jalan Tol Jombang - Mojokerto KM 674.600/B, Rabu (2/10/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal mobil pikap yang dikemudikan Komarudin (31) dan kenek M Gufron (30).

Dua orang mengalami luka ringan dan kaca depan mobil pecah.

Kecelakaan tunggal ini bermula saat mobil melaju sekitar 70 KM/jam dari arah Surabaya menuju Jombang.

Saat tiba di KM 674.600/B, laju mobil mendadak oleng ke sisi jalan.

Lantas mobil menghantam pembatas jalan sehingga terjerembab di parit dan terguling.

Diduga mobil pikap itu oleng karena ban belakang sebelah kiri meletus.

5.1 Januari 2020, Toyota Innova tabrak pembatas pagar, karena mengantuk 

Mobil Toyota Innova menabrak pembatas pagar Gerbang Tol Jombang - Mojokerto pada Rabu (1/1/2020) pukul 00.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban terluka dalam kecelakaan tunggal ini.

Tapi, bumper mobil yang dikemudikan Hasan (32) itu ringsek.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan kecelakaan tunggal bermula saat mobil melaju dari barat menuju Surabaya.

Saat tiba di Gerbang Tol Mojokerto Utama, tiba-tiba sopir mendadak kehilangan kendali sehingga menabrak gerbang tol.

6. 24 Mei 2021, Truk terbakar karena korsleting listrik 

Pada 24 Mei 2021, Truk nopol W 8752 YB hangus terbakar di ruas jalur B KM 700, Tol Jombang - Mojokerto (Jomo), diduga kebakaran akibat korsleting pada bagian mesin truk.

Pengemudi truk berhasl keluar menyelamatkan diri sebelum truk hangus terbakar. 

Kecelakaan bermula saat truk muatan kertas bekas itu melaju dari Mojokerto menuju Jombang via jalan Tol Jomo.

Saat tiba di lokasi, pengemudi melihat muncul api di kabin belakang truk.

Kemudian pengemudi berinisiatif mengurangi kecepatan dan menepi di bahu jalan jalur darurat.

Kobaran api cepat membesar karena muatan kertas bekas yang mudah terbakar.

Proses pemadaman sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalan tol arah Mojokerto- Jombang tersendat.

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Korsleting Mesin, Truk Terbakar di Tol Jombang - Mojokerto (Jomo), https://suryamalang.tribunnews.com/2021/05/24/korsleting-mesin-truk-terbakar-di-tol-jombang-mojokerto-jomo.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Zainuddin

7. 30 September 2021, Truk Boks Terguling karena Pecah Ban  

Sebuah truk boks Mitsubishi bernopol H-9783-AG terguling di Tol Jombang-Mojokerto, KM 673/A, pada Kamis (30/9/2021).

Akibatnya, bodi truk boks bagian sisi kiri, ringsek.

Untungnya, sopir truk boks, Rubiyanto warga Jatingalen, Kota Semarang, Jateng, selamat.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, insiden kecelakaan tunggal itu bermula saat truk melaju dari arah Semarang menuju Surabaya.

Laju kecepatan truk boks tersebut terbilang berkecepatan sedang, dan melintas di lajur lambat jalan.

Setiba di KM 673/A, mendadak truk boks oleng ke sisi kanan ruas jalan, kemudian terpelanting di lajur cepat.

"Terguling posisi terakhir di lajur cepat (lajur) kanan menghadap ke barat," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Kamis (30/9/2021).

Berdasarkan analisisnya, ungkap Dwi, penyebab kecelakaan tunggal itu, karena meletusnya ban belakang sisi kiri truk boks, sehingga menyebabkan sopir tidak dapat mengendalikan laju truk tersebut, lalu terguling.

"Dikarenakan pecah ban atau roda sebelah belakang kiri sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.

sumber: palembang.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel