'Kecepatannya Sangat Tinggi' Bantah Tegas Pengakuan Sopir Mengantuk Sang Pakar Ungkap Hasil Analisa Temukan Fakta Mengejutkan, Tubagus Joddy Berbohong?


Kecelakaan maut yang menimpa Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah masih meninggalkan tanda tanya besar.

Bagaimana tidak? Saat ditanya polisi Tubagus Joddy mengaku kecelakaan tersebut terjadi lantaran ia mengantuk saat berkendara.

Di sisi lain, muncul fakta bahwa Tubagus sempat membuat Instagram story ngebut di jalan tol.

Namun Instagram story tersebut langsung ia lenyapkan usai kecelakaan.

Bahkan, Tubagus masih sempat menghapus komentar warganet yang mempertanyakan hal tersebut

Kini seorang pakar telematika buka suara soal pengakuan sang supir, Tubagus Joddy Berbohong?

Sebagai pakar telematika Roy Suryo memiliki pandangan lain.

Bahkan ia meragukan pengakuan sang sopir Vanessa Angel yang menyatakan mengantuk sebelum terjadi kecelakaan tunggal.

Dia menyampaikan analisis terkait penyebab kecelakaan yang menewaskan artis Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah.

Musibah kecelakaan maut yang merupakan kecelakaan tunggal itu terjadi di KM 672 Tol Jombang arah Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).

Analisis yang disampaikan Roy Suryo mengacu pada unggahan video di Instastory sopir Vanessa Angel.

"Sopir yang bersangkutan itu menyatakan mengantuk. Tetapi sebenarnya 44 menit sebelum kejadian dia sempat mengunggah di Instastory dan itu dalam kecepatan yang cukup tinggi," kata Roy Suryo seusai pemakaman Vanessa Angel dan suami di TPU Islam Malaka, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (5/11/2021).


Roy Suryo menjelaskan video Instastory itu diunggah pada pukul 11.44 WIB.

Sedangkan kecelakaan terjadi pukul 12.32 WIB.

"Jadi ada (tenggat waktu) 44 menit dari KM 555 itu ketika dia mengunggah Instastory, sampai dia di KM 672," ungkap dia.

Dari analisis tersebut, ia memperkirakan sopir melaju dengan kecepatan rata-rata 159 Km/jam.

"Nah kalau saya hitung ternyata kecepatannya cukup tinggi, rata rata 159 Km/jam. Jadi kalau rata-rata itu bisa jadi suatu saat bisa melebihi dari 170 Km/jam atau bahkan 180 Km/jam," ujar Roy Suryo.

Roy pun ragu dengan pengakuan sang sopir yang mengantuk saat terjadi kecelakaan.

Sebab, menurut dia, pengemudi yang mengantuk biasanya melaju dengan kecepatan rendah.

"Kalau dikatakan mengantuk, rasanya kok tidak. Mengantuk itu kecenderungan kecepatannya pelan Ini kecepatannya sangat-sangat tinggi," kata dia.

sumber: fame.grid.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel