Nasib DR Lois Owien Pasca Ngomong Virus Corona 'tak Ada' Terkuak, dr Tirta: Brantas Hoax sampai Akar


Di tengah wabah Virus Corona yang hingga kini masih jadi musuh seluruh dunia, netizen dibuat heboh dengan pernyataan dr Louis Owien.

Nama dr Lois Owien mendadak menuai banyak pro dan kontra setelah ucapannya soal Virus Corona 'tidak ada'.

Gara-gara datang ke acara Hotman Paris dan berdebat soal Virus Corona, kini dr Lois Owien ditangkap polisi.

Diketahui Hotman Paris mengundang dr Lois Owien di acaranya pada 8 Juni 2021.

Sejak awal, Hotman tak basa-basi untuk bertanya soal keyakinan dr Lois Owien yang tak percaya virus Corona.

"Kalau tidak percaya, itu sudah 50.000 (orang meninggal) kenapa gitu, yang sudah dikubur? Ibu yang sebagai dokter, itu kenapa?" tanya Hotman kepada Lois seperti dilihat dalam rekaman acara Hotman Paris Show, Senin (12/7/2021).

Bukan cuma itu, dr Lois Owien juga mengungkapkan bahwa melonjaknya angka kematian saat ini bukan karena corona, melainkan interaksi obat yang dikonsumsi pasien.

Kini Kepolisian RI akhinnya menangkap dr Lois Owien atau dr Lois yang sempat viral tidak percaya Covid-19 itu.

Lalu bagaiman nasibnya?

dr Lois Owien diduga melanggar pasal terkait UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Demikian disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes pol Ahmad Ramadhan.

Ia menyebutkan pasal itu hanya salah satu pasal yang dijerat kepada pelaku.

"Salah satunya (Dijerat UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular)," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Ahmad menuturkan pihaknya masih belum bisa menjelaskan secara rinci terkait pasal yang lain yang dilanggar oleh dr Lois.

Hingga saat ini, pelaku masih dalam status terperiksa. Ahmad bilang, penyidik memiliki waktu 1x24 jam untuk tentukan nasib dr Lois.

"Polda Metro belum memunculkan pasal jadi masih mengamankan dulu, masih dalam pemeriksaan. Kan penangkapan itu 24 jam. Jadi dari jam 4 sore kemarin sampai 4 sore ini nanti menentukan," tukasnya.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memastikan dr Lois tidak terdaftar sebagai anggota IDI. Surat tanda registrasi (STR) dr Lois juga disebut tidak aktif sejak 2017.

IDI juga sempat mengundang dr Lois untuk mengklarifikasi pernyataanya tersebut.

Sementara itu, dr Tirta juga ikut buka suara mengenai pernyataan dari dr Lois Owien.

Dalam akun Instagramnya, ia mengapreasi kerja pihak kepolisian untuk menangkap dr Lois Owien.

"hoax adalah hoax.

Covid itu ADA

Terimakasih POLRI ! Salam presisi

Terimakasih @poldametrojaya @bareskrim.polri @ikatandokterindonesia dan semua pihak yg mendukung

PR masih banyak, brantas hoax belum slesai. Harus brantas sampe akar nya

Salam 3 telur," tulisnya.

Sebelumnya, dr Tirta juga meminta pertanggung jawaban dr Lois Owien atas apa yang diucapkannya.

"Ibu lois, pertanggungjawabkan statement anda

Termasuk postingan ini yg sudah anda delete, tapi sayangnya saya sempet capture

Negara ini menjamin kebebasan berpendapat, tapi tidak untuk seperti ini. Ingat gunakan hak anda secara baik

Buat pihak pihak yg menyiarkan berita kematian akibat interaksi obat yg jelas bohong itu, kami juga sudah capture. Untuk dimintai pertanggungjawaban jika ibu lois tidak hadir ke @ikatandokterindonesia

Tolong ibu lois hadir ke @ikatandokterindonesia , kami beri kesempatan anda menyampaikan pendapat secara ilmiah

Tolongnetizen, hati2 dalam menyiarkan berita, apalagi kalo sudah false information

:) kasi emot api dulu," tulis dr Tirta.

Sumber: Sripoku

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel