KEMBALI BERSETERU Pasha Ungu Skakmat Iis Dahlia: Kita Bukan Pengangguran yang gak Ada Kerjaan


Duduk di kursi juri sebuah acara pencarian bakat, Iis Dahlia dan Pasha Ungu kerap berselisih paham dalam memandang kualitas peserta. Seperti saat mereka harus memutuskan untuk memilih satu peserta lolos, Iis dan Pasha kembali berdebat.

Iis yang terus saja berkomentar itu justru menyinggung Pasha yang hanya diam. Kata Iis, Pasha cari aman. Tak tinggal diam, Pasha justru skak mat Iis dengan kalimat yang pedas dengan menyinggung soal banyak pekerjaan dan bukan pengangguran.

Momen debat Pasha dan Iis ada dalam video di saluran YouTube Officialftvid dengan judul 'Debat! Mama Iis Kembali Gak Akur Sama Pasha Untuk Tentukan Siapa Yang Lolos - Voice of Ramadan 2021' yang tayang pada 30 April 2021 lalu.

Harus Loloskan Satu Peserta

Iis dan Pasha kembali berdebat mengenai peserta mana yang harus lolos ke babak selanjutnya. Iis nampaknya bingung harus meloloskan satu peserta karena kualitas yang tak sesuai dengan harapannya. Saat Iis terus berkomentar, ia menyinggung Pasha.

Ibu dari Devano Danendra itu menilai Pasha main aman dengan tak berkomentar sedikit pun. Tak terima dengan komentar Iis, Pasha memberikan pembelian dan menjawab semua tudingan Iis.

"Setiap orang punya cara pandang masing-masing, persoalannya sekarang kita dibatasi waktu," kata Pasha.


Skakmat Iis

Lebih lanjut, Pasha skakmat Iis dengan kata-katanya yang nyelekit. Kata Pasha, bagaimana pun kualitas peserta yang ada saat ini, mereka tetap harus memilih satu orang untuk lolos. Soalnya mereka tak punya banyak waktu.

"Artinya satu orang tadi kalau Teteh bilang gak ada yang lolos, Teh kita bukan pengangguran yang gak ada kerjaan. Kita juga sibuk banyak kerjaan," kata Pasha.


Terjadi Perdebatan

Setelah Pasha melontarkan kalimat pedasnya, terjadi perdebatan di antara para juri. Bahkan, Andhika Pratama sebagai pembawa acara pun turut bersuara.

"Kak Dika kita juga kan punya tanggung jawab," kata Sulis.

"Resikonya siapa pun yang diloloskan mungkin bebannya akan dua kali lipat ngelawan peserta-peserta yang kualitasnya jauh lebih baik," paparnya.

"Makanya pertanyaan aku adalah bagaimana Renin (kru acara) dan timnya mempersiapkan mental mereka supaya latihan keras gitu loh. Soalnya sampai di sini melempem semua," tegas Iis. (mdk/end)

Sumber: Merdeka

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel