MAKIN MEMANAS Pengakuan Ratu Rizky Nabila Dianiaya Alfath (Pemain Persija) Saat Hamil: KDRT Setiap Hari


Rumah tangga Ratu Rizky Nabila dengan sang suami, Alfath Fathier kian memanas. Setelah mengungkapkan perilaku yang tidak terpuji pemain Persija Jakarta itu di media sosial, ia membongkar fakta lainnya.

Selain jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dia juga merasa hampir dibunuh. "Saya dicekik di bagian rahang dan didorong," tutur Ratu Rizky Nabila di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021).


Hal itu dilakukan sang suami lantaran ia berniat membawa prahara ini ke jalur hukum. Namun akhirnya tak jadi dilakukan. "30 desember yang sudah saya laporkan di Polsek , udah visum, tapi saya belum naikkan ke penyidik, soalnya saya waktu itu pikir takutnya nanti baikan atau apa segala macam," bebernya.

Hingga akhirnya KDRT yang dilakukan suaminya semakin menjadi-jadi. Bahkan, hal itu seperti rutinitas sehari-hari yang dilakukan Alfath Fathier.

Padahal kala itu, Ratu Rizky Nabila dalam kondisi hamil. "Ya tahu dong (hamil). Kan KDRT-nya hampir seperti rutinitas," ujar Ratu Rizky Nabila.


Semenjak itu, kesabaran Ratu Rizky Nabila habis. Dia bilang kini sudah tidak ada toleransi lagi.

"Yang bikin nyeseknya ini nih. Kalau aku pribadi sebenarnya tidak masalah. Aku nggak pernah masalah untuk di pukul ya, menurut aku itu bisa berubah. Tapi kalau tega pukul saat hamil udah nggak bisa maafin lagi sih," tegasnya.

Pintu maaf untuk suaminya pun sudah tertutup. Ratu Rizky Nabila bahkan sudah mendaftarkan gugatan cerainya di Pengadilan Agama Bandung.

"Sudah (gugat). Aku penginnya buru buru selesai, karena aku yang gugat harus di Bandung ya (Pengadilan Agama). Sejauh ini masih dalam proses," bebernya.

Sebelumnya, tindak KDRT yang dialami Ratu Rizky Nabila pernah dibeberkan di instagramnya.

Mengetahui bobroknya sikap Alfath Fathier, tagar #AlfathOut kemudian viral di media sosial. Pemain 24 tahun itu diminta keluar dari Persija Jakarta oleh warganet karena sikap buruknya terhadap sang istri.

Sumber: matamata

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel